Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Inilah Dampak Negatif Memakan Jengkol

Jengkol atau juga sering disebut jering adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara. Bangsa Barat menyebutnya sebagai dog fruit. Bijinya digemari di Malaysia (disebut "jering"), Myanmar (disebut "da nyin thee'"), dan Thailand (disebut "luk-nieng" atau "luk neang"). Masyarakat Indonesia mengenalnya sebagai bahan pangan.

Jengkol termasuk suku polong-polongan (Fabaceae). Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. Jengkol dapat menimbulkan bau tidak sedap pada urin setelah diolah dan diproses oleh pencernaan, terutama bila dimakan segar sebagai lalap.

Seperti diketahui banyak orang, Jengkol merupakan salah satu makanan yang mengandung protein tinggi. Bahkan protein pada jengkol bisa diukur lebih tinggi daripada kandungan protein pada tempe. Namun siapa sangka dibalik semua itu ada resiko yang harus dihadapi dalam mengonsumsi jengkol. Apa saja?

1. Bau Menyengat

Masalah yang paling jelas dan langsung terasa saat mengonsumsi jengkol adalah baunya yang menyengat. Bahkan bau jengkol juga terbilang susah dihilangkan meskipun Anda telah menyikat gigi.

2. Batu Ginjal

Bahaya makan jengkol yang bisa dibilang serius adalah adanya asam jengkolat yang dapat menyebabkan jengkolan. Penyakit jengkolan biasanya diawali dengan rasa nyeri pada pinggang, kemudian disusul dengan rasa nyeri dan melilit. Penderita jengkolan biasanya akan mengalami susah buang air kecil, kalaupun bisa biasanya hanya sedikit-sedikit dan disertai rasa sakit. Pada kondisi yang lebih parah, saluran kencing bisa tersumbat dan tak bisa buang air kecil.

Sebenarnya penyakit yang diakibatkan karena terlalu sering makan jengkol ini dikarenakan adanya asam jengkolat yang terdapat pada buah jengkol. Asam jengkolat adalah struktur yang mirip asam amino(pembentuk protein) tetapi tidak dapat dicerna. Oleh karena itu asam jengkolat dapat menjadi kristal yang dapat merusak pembuluh darah. Dalam jangka panjang asam jengkolat dapat membentuk batu ginjal sehingga menyebabkan kencing batu.

About Info -Jogja.com

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post