Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Fungsi Zat Besi di Dalam Tubuh Kita

Zat besi merupakan salah satu zat yang penting bagi tubuh manusia. Namun banyak orang belum mengerti kegunaan dan fungsi serta dampak apabila kekurangan zat besi, berikut ulasannya:

Zat besi adalah suatu zat dalam tubuh manusia yang erat dengan ketersediaan jumlah darah yang diperlukan. Dalam tubuh manusia zat besi memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan mengangkut electron di dalam proses pembentukan energi di dalam sel. Untuk mengangkut oksigen, zat besi harus bergabung dengan protein membentuk hemoglobin di dalam sel darah merah dan myoglobin di dalam serabut otot. Bila bergabung dengan protein di dalam sel zat besi membentuk enzim yang berperan di dalam pembentukan energi di dalam sel.

MANFAAT



1. Membawa Oksigen
Zat besi berfungsi sebagai pembawa oksigen dan berperan dalam mentransfer oksigen antar sel  sehingga oksigen dapat diistribusikan ke seluruh tubuh untuk menjamin fungsi-fungsi organ berlangsung dengan semestinya.

2. Membantu Pembentukan Hemoglobin
Zat besi berperan penting dalam membentuk hemoglobin. Zat besi merupakan komponen pembentuk hemoglobin dan memberikan warna merah tua pada sel darah serta membantu membawa oksigen ke sel-sel tubuh.

3. Membantu Fungsi Otot
Zat besi merupakan unsur penting bagi kesehatan otot. Zat besi terdapat dalam jaringan otot dan membantu suplai oksigen yang diperlukan untuk kontraksi otot.

4. Membantu Fungsi Otak
Pengembangan otak adalah salah satu manfaat zat besi. Karena suplai oksigen ke darah dibantu oleh zat besi dan otak menggunakan sekitar 20% oksigen darah, zat besi secara langsung berkaitan dengan kesehatan otak dan fungsi otak.

5. Mengatur Suhu Tubuh

Zat besi adalah fasilitator bagi pengaturan suhu tubuh. Semakin baik kapasitas serapan tubuh terhadap zat besi, semakin baik tubuh mengendalikan suhu badan.

KEKURANGAN ZAT BESI

Perdarahan yang mengakibatkan hilangnya zat besi dari tubuh menyebabkan kekurangan zat besi yang harus diobati dengan pemberian zat besi tambahan.

Kekurangan zat besi juga bisa merupakan akibat dari asupan makanan yang tidak mencukupi.
Kekurangan seperti ini sering terjadi selama kehamilan karena sejumlah besar zat besi harus disediakan ibu untuk pertumbuhan janin.

Anemia karena kekurangan zat besi juga bisa terjadi pada remaja putri yang sedang tumbuh dan mulai mengalami siklus menstruasi, jika mereka mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung daging.

Bila cadangan besi dalam tubuh berkurang, dapat terjadi anemia.

Gejalanya berupa:
- Pucat
- 'kuku sendok' (spoon nails, suatu kelainan bentuk dimana kuku-kuku tampak tipis dan berbentuk cekung/berlekuk)
- Kelemahan yang disertai dengan berkurangnya kekuatan otot
- Perubahan dalam tingkah laku kognitif.

Diagnosa ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan darah yang menunjukkan adanya anemia dan kadar zat besi dan feritin yang rendah (feritin adalah protein yang mengandung/menyimpan zat besi).

Diberikan zat besi dosis tinggi 1 kali/hari selama beberapa minggu.

Pengobatan harus dilanjutkan sampai sel-sel darah merah dan cadangan zat besi kembali normal.

About Info -Jogja.com

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post