Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

Direktur KWN Anang Imamuddin SP di hadapan mahasiswa Fakultas Pertanian UPN Jogja

MAGELANG (info-jogja.com) – Kampung Wisata Ndeso (KWN) di Sriwedari, Muntilan, Magelang mendapatkan kepercayaan dari fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta ditunjuk sebagai lokasi eksplorasi pertanian dan pengabdian masyarakat.

“Sekitar 300 mahasiswa fakultas pertanian UPN Jogja, mulai malam tadi memulai kegiatan pengabdiam masyarakat dan  eksplorasi pertanian, encananya mereka akan menginap di lokasi selama  dua hari,”ujar Direktur KWN Anang Imamuddin SP, Sabtu (24/2/2018) pagi.

Anang yang juga tercatat sebagai  salah satu alumni mengaku bangga dan mengapresiasi kegiatan.”Merasa bangga, bisa menyambut rekan-rekan, ini merupakan satu bentuk sinergi  dan kolaborasi belajar bersama antara generasi muda kampus dan generasi muda di kampung,”ungkap dia.

Dia pun berharap lokasi ini menjadi laboratorium sosial.”Dari sini bisa banyak belajar banyak hal, mulai dari pertanian, sosial, ekonomi, budaya, kearifan lokal dan kuline,"tutur Anang yang juga menjabat sebagai  pembina Remaja Ngetos Sriwedari (Rings) Muntilan.

Penulis : Eko Purwono.
Prananto Hidayat saat menyampaikan sambutan.
YOGYAKARTA (info-jogja.com) - Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 oleh Perkumpulan warga Cantonese Yogyakarta (Perwacy), Jumat (23/2/2018)  berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan serta semangat musyawarah mufakat.

Bersamaan acara tersebut digelar pula, pemilihan ketua dan pengurus organisasi. Tiga kandidat kuat sebagai calon ketua, diantaranya Prananto Hidayat, Agung Budiono dan Koh Bing. Hasilnya secara aklamasi Prananto meraih 76 persen suara sehingga dirinya ditetapkan kembali sebagai ketua.

Dijelaskan Ketua Perwacy terpilih, Prananto Hidayat, kini Perwacy telah memasuki usia 12 tahun. Setiap setahun sekali digelar rapat umum anggota (RUA).”Pemilihan ketua dijembatani oleh formatur atau tim 7 ini menampung usulan seluruh anggota dan sesuai amanat organisasi yang tertuang dalam AD/ART,”jelas dia disela acara di Kantor Perwacy.

Prananto berharap, dengan pemilihan melalui formatur ini akan terbentuk pemimpin yang kapabel, mendapat dukungan sepenuhnya agar perwacy tetap solid dan tetap bersatu.

“Saya berharap ada proses regenerasi mereka yang muda atau setidaknya lebih muda bisa meneruskan estafet kepemimpinan, karena tugas dan amanah  kedepan lebih berat dibutuhkan rekan-rekan yang dinamis dan energik,”pintanya.

Penulis : Maryatun
-
Panwaslu Sleman melakukan audiensi ke Kantor PDM  Sleman.

SLEMAN (info-jogja.com) - Guna menjalankan tugas dan fungsi pencegahan pemilu berbasis masyarakat atau pengawasan partisipatif untuk Pemilu 2019, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sleman gandeng ormas Muhammadiyah.

Kerjasama pengawasan dilakukan dalam audiensi oleh jajaran komisioner Panwaslu Kabupaten Sleman ke Kantor  Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman,Selasa (20/2/2018) di Sawahan, Pendowoharjo, Sleman.

“Kita telah melakukan audiensi dan kerjasama dengan PDM Kabupaten Sleman berkaitan  pengawasan partisipatif di Pemilu 2019,”jelas Ketua Panwaslu Sleman, Ibnu Darpito usai acara ditutup.

Lanjut Ibnu, di Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu telah mengatur mengenai pengawasan berbasis masyarakat tersebut.”Salah satu bentuk kerjasama yang dilakukan yakni melalui rekrutmen relawan pengawas pemilu di jaringan Muhammadiyah, terutama dari pemilih pemula yang tergabung dalam Pandu Hizbul Wathan,”beber dia.

Sementara segenap pengurus PDM Sleman menyambut  baik kerjasama pengawasan ini dan akan menindaklanjuti dengan pernyataan bersedia menjaga kondusifitas selama tahapan pemilu berlangsung.”Akan kita kawal pengawasan pemilu yang bebas money politic melalui  jaringan pengurus cabang, anak cabang  hingga ranting juga ke semua jamaah muhammadiyah,”ucap Sekretaris PDM Sleman, Afandi.

Karim Mustofa selaku Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL)menjelaskan  bahwa tugas relawan ke depan diharapkan dapat membantu  kegiatan pengawasan selama tahapan pemilu berlangsung, dengan cara mencatat dan menginformasikan dugaan pelanggaran kepada Panwaslu Sleman.

“Selain kita libatkan Pandu Hizbul Wathan nanti, kami juga berharap  Muhammadiyah juga bisa mengirimkan relawan berbasis santri,”ungkapnya.

Pihaknya menilai santri Muhammadiyah jumlahnya cukup banyak  sehingga sangat potensial  untuk berpartisipasi menjadi relawan pengawas melalui Gerakan Santri Mengawasi (GSM). ”Santri Muhammadiyah jumlahnya banyak ini potensi, kami sedang mencanangkan GSM. Ini adalah gerakan moral masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan pemilu sebagai bagian dari amar makruf nahi munkar sehingga bisa meminimalisir pelanggaran yang terjadi selama tahapan pemilu berlangsung,”tuturnya.

Penulis : Eko Purwono

-
Suasana pembukaan Kampung Wisata Ndeso Expo 2018
SLEMAN (info-jogja.com) - Kampung Wisata Ndeso Expo 2018 diresmikan, Minggu (18/2/2018) pagi oleh Komandan Kodim 0705/Mgl Letkol Inf Hendra Purwanasari SSos di  halaman Masjid Al Mabrur Padukuhan  Ngetos Wetan, Sriwedari, Muntilan, Magelang.

Hadir pada kesempatan tersebut jajaran Forkopimcam Muntilan, Ketua MUI Muntilan Mustofa, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten  Magelang, Iwan Sutiarso dan sejumlah perangkat desa Sriwedari dan tokoh masyarakat.

Menurut Dandim 0705/Mgl Letkol Inf Hendra Purwanasari S Sos, ajang ini merupakan  peluang dan potensi sebagai wadah  berkreasi.”Expo ini menjadi ajang  berkarya dalam mengelola kampung wisata ndeso untuk mendukung  pariwisata di Kabupaten Magelang, mari jangan  terpengaruh dengan kondisi negatif, contohnya penyalahgunaan narkoba,”jelas dia usai  peresmian.

Anang Imamudin  selaku Direktur Utama Kampung Ndeso mengaku bangga, pasalnya bahwa  keinginan membuat majunya kampung dapat diwujudkan.”Kami bangga bisa direalisasikan peresmian, ini merupakan hasil kerja  keras, kerja  ikhlas dan kerja cerdas, semoga ini bermanfaat bagi masyarakat luas,”ungkap Anang.

Sementara  Iwan Setiarso selaku Kepala Dinas  Pariwisata Magelang mengapresiasi  atas dibukanya Kampung Wisata Ndeso Expo 2018.

“ Kita apresiasi keberadaan Expo ini, mari kita dukung dan dorong  bersama karena ini mendukung  pariwisata di Magelang yang sedang mengeliat dan memiliki daya saing. Apalagi pariwisata yang  berbasis pada masyarakat itu membuat semakin unik dan semakin mendunia,”tuturnya.

Penulis : Eko Purwono.

-
14 Kontestan pemilihan  Mister Indonesia 2018 wilayah regional DIY dan Jawa Tengah 

YOGYAKARTA (info-jogja.com) - 14 Kontestan pemilihan  Mister Indonesia 2018 wilayah regional Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah  ikuti ajang bergengsi dan multidimensi di KJ Hotel Yogyakarta.

Ajang Pemilihan Mister Indonesia 2018 ini di gelar oleh Asmat Pro sekaligus sebagai penanggungjawab wilayah. Sebanyak  7 peserta berasal  dari DIY dan 7  orang dari Jateng tersebut berkompetisi  untuk maju dalam pemilihan Mister Indonesia 2018 yang akan digelar pada  Juli mendatang di Bangka Belitung.

Menurut Ketua Panitia Pemilihan Mister Indonesia Wilayah Indonesia, S Firman Adi, acara bergengsi ini untuk mencari pria yang menarik secara visual dan memiliki kualitas multidimensi.”Seperti keunggulan dalam berkomunikasi, etika, pengetahuan dan wawasan kebangsaan serta berintegritas,”beber dia.

Dijelaskan lebih mendalam bahwa calon peserta harus memiliki kualifikasi, diantaranya warga negara indonesia (WNI), usia 19- 32 tahun, tinggi badan minnimal  165 cm, berpenampilan menarik, memiliki badan proporsional, berkepribadian menarik, memiliki wawasan luas dan beretika serta  budaya.

“Sedangkan keikutsertaan DIY dan Jateng dalam ajang ini  baru pertama kalinya, namun diharapkan bisa  masuk dalam tiga besar nasional,”pintanya.

Teknis  pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi 3 rangkaian utama yang diawali babak audisi pada  11 Pebruari 2018 dilanjutkan  pembekalan atau  karantina pada 16- 17 Pebruari 2018.
“Audisi meliputi seleksi berkas atau dokumen, seleksi tertulis, wawancara, FGF atau fokus group disscusion. Babak grand final dilaksanakan 17 Pebruari di Galeria Mall Yogyakarta,”imbuh dia.

Penulis : Maryatun