Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL


SLEMAN (info-jogja.com) –  Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia  (HUT RI) ke-72, Sub Karang Taruna Padukuhan Karanggawang, Desa Mororejo, Kecamatan Tempel mengadakan jalan santai, Minggu (20/8) pagi.  Ketua Panitia Muhammad Imam Chamim menegaskan pentingnya kekompakan.

Bersamaan itu digelar  pula pengukuhan pengurus sub Karang Taruna Karanggawang oleh Dukuh Karanggawang.

“Melalui  event semacam ini diharapkan tercipta kerukunan warga, merajut  kekompakan demi persatuan seluruh warga, jangan sampai kita bergerak sendiri,  “ ungkapnya saat menyampaikan  sambutannya.

Pengukuhan Pengurus Sub Karang Taruna Karanggawang.
 Jalan santai diikuti seluruh warga Padukuhan Karanggawang. “ Seluruh warga kita libatkan dalam acara ini, pesertanya sekitar 700 orang, “ imbuh dia.

Hal senada disampaikan Dukuh Karanggawang, Supriyanto, pihaknya sangat mendukung kegiatan yang melibatkan anak muda ini. ”Semua kegiatan pemuda sangat kita apresiasi, pemuda dituntut untuk lebih berperan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan Bangsa,” bebernya seusai  mengukuhkan kepengurusan sub Karang Taruna.

Peserta jalan santai.
Sementara salah satu tokoh masyarakat, AKBP Abdul Wakhid dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.

 “ Saat ini kita sudah merdeka, kemerdekaan dapat kita lakukan  dalam segala hal yang seluasnya  tetapi harus sesuai koridor yang berlaku. Berkiprahlah sesuai yang diharapkan. Generasi muda harus lebih baik dari generasi bapak-bapak,“ pinta perwira Polda DIY ini.

Acara dimeriahkan dengan pembagian hadiah  dan hiburan musik, suasana semakin semarak saat dibuka sesi pembagian puluhan  doorprize.

Penulis : Eko Purwono
- -
Kades Girikerto, Sumaryanto SH
SLEMAN (info-jogja.com) -Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman ditunjuk sebagai percontohan bagi pelaksanaan   Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap  (PTSL)   dari  Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sleman.

Menurut Kepala Desa Girikerto, Sumaryanto SH untuk tahun 2017 diajukan sebanyak   3000 bidang tanah tersebar di 13 padukuhan.

"Proses pengurusan sertifikat tanah melalui PTSL tidak dipungut biaya, "jelasnya kepada info-jogj.com, kemarin. Sembari menambahkan informasi bahwa BPN Sleman sendiri  telah menggelar sosialisasi mengenai pertanahan tersebut pada  21 Februari 2017 yang lalu.

Dalam kegiatan itu diikuti oleh 20 desa yang dihadiri Kepala Bagian  Pemerintah Desa dan Pokmas. "Desa Girikerto  telah ditunjuk sebagai percontohan  untuk mengikuti program PTSL, setelah  menerima sosialisasi penyuluhan di BPN Sleman, pada hari berikutnya langsung kita  kumpulkan  warga di pedusunan dan tokoh- tokoh masyarakat," jelasnya.

Dengan sosialisasi  diharapkam para  Perangkat Desa dan Pokmas tidak ragu melaksanakan program PTSL bersama dengan Tim Yurudis dan Tim Teknis.

"Diharapkan pokmas, dukuh dan tokoh- tokoh masyarakat bisa mengumpulkan data- data pemilik tanah. Dengan  Syarat- syarat antara lain  foto copy KTP,  foto copy KK dan bagi yang sudah meninggal dunia untuk  turun waris dilampirkan   akte kematian dan  surat kematian,  setiap padukuhan akan  diselesaikan dengan sertifikat, kecuali tanah sengketa," benernya.

Sedangkan pemberkasan dan pematokan oleh BPN di serahkan ke desa. Sudah ada kesepakatan pokmas dan warga, warga hanya membayar untuk biaya pemberkasan dan persiapan di lapangan.

"Pokmas bekerja sama sengan Tim petugas  Yuridis dan petugas pengukuran tanah. Tim Yuridis untuk pengumpulan  berkas, tim pengukuran dalam rangka pengukuran tanah yang mau disertifikat, " pungkasnya.

Penulis : Mar


 Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin menyerahkan piala kepada H. Ujang Sihabuddin, S. Ag, M.Si (Foto Istimewa)
YOGYAKARTA (info-jogja.com)  –  Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)  Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,  H. Ujang Sihabuddin, S. Ag, M.Si berhasil  menyabet juara satu sebagai Kepala KUA Teladan Tingkan Nasional 2017. Setelah menyisihkan 5 finalis lain.

Penganugerahan  kepala KUA Teladan  dilakukan langsung  oleh Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin didampingi Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah, Amin di Jakarta , Jumat (18/8/2017).Sekaligus  pemberian piala dan piagam.

Seperti dilansir dalam laman kemenag.go.id untuk tahun 2017, dipilih 6 Kepala KUA Teladan dari 6 Provinsi. Semua peserta melalui tahapan penilaian  yang  dilakukan oleh Dewan Juri dengan Ketua H. Mohsen dan Sekretaris H. Muhaimin.

Sedangkan aspek  penilaian meliputi profil, pelaksanaan pelayanan, kepemimpinan, organisasi, dan qiraatul kitab.

Bersamaan acara tersebut digelar pula  penilaian Keluarga Sakinah Teladan berupa pemahaman dan pengamalan ajaran agama, penghayatan dan pengamalan kehidupan berbangsa, dan kehidupan perkawinan dan rumah tangga. Penilaian dilakukan oleh dewan juri Prof. Dr. Ahmad Mubarok, H. Adib Machrus,  Prof. Dr. Hj. Zaitunah Subhan, Dr. Hj. Nurhayati Djamas dan H. Wahyu Widiana, MA.

Menag dalam sambutannya menegaskan bahwa KUA sebagai kepanjangan tangan Kementerian Agama di kecamatan  diharapkan  tidak hanya  memberikan pelayanan urusan hal ihwal keagamaan semata, tetapi secara khusus kita memiliki program penguatan KUA melalui bimbingan haji dan balai nikah termasuk di dalamnya progaram bimbingan perkawinan.

“KUA harus dinamis, dan para teladan itu harus bisa menjadi pusat studi bagi KUA yang lain,” ungkapnya.

Tambahnya,  bahwa harus  ada kewaspadaan agar jangan sampai dikelak kemudian kita meninggalkan generasi yang lemah. “Generasi lanjut atau yang akan datang bisa menyaksikan dan mencontoh keluarga sakinah saat ini,” pintanya.

Berikut daftar  nama juara  Kepala KUA Teladan dan Keluarga Sakinah Teladan Nasional tahun 2017

Kepala KUA Teladan.

1.    Juara I, H. Ujang Sihabuddin, S. Ag, M.Si Kepala KUA Tempel DI Yogyakarta
2.    Juara II, H. Hamizar, S.Sos.I, M.Sy, Kepala KUA Sekupang Kepulauan Riau
3.    Juara III, Muhammad Mansyur, S. Sos, I.M.A, Kepala KUA Peureulak Aceh
4.    Harapan I, Drs. H. Sajidin, M.Pd, Kepala KUA Pandeglang Banten
5.    Harapan II, Drs. H. Abdul  Muthalib Rumaday, Kepala KUA Distrik Jayapura Sel. Papua
6.    Harapan III, Risyanto, S.Ag, M. Ag Kepala KUA Talang, Jawa Tengah

Keluarga Sakinah

1.    Juara I, pasangan dr. H. Abdul Hakim, SP, KK dan Dra. Hj. Wahidah dari Kalimantan Timur
2.    Juara II, pasangan H. Abdul Zafar dan Hj. Dedeh Nuriyati asal Banten
3.    Juara III, pasangan KH. M. Nanang Abdullah, SH dan Hj. Siti Neng Marfuah asal Sumbar
4.    Harapan I, pasangan Drs. H. Khairil Anwar dan Dra. Hj Sakinah Sungkar, MP dari   Kalimantan
       Tengah.
5.    Harapan II, pasangan Drs.H. Muzayin, BBA dan Hj. Desak Ketut Astrini, S.Pd asal Bali
6.    Harapan III, pasangan Sofyan Suri dan Siti Nasuha asal DKI Jakarta.

Penulis : Eko Purwono
- -
SLEMAN (Iinfo-jogja.com) – Lomba mewarnai lazimnya diikuti  anak- anak, namun berbeda yang digagas  Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)  Mekar di Padukuhan Karanggawang, Desa Mororejo, Kecamatan Tempel, Sleman.

Lomba dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke -72 yang digelar di Halaman SD Muhammadiyah Domban 2, Kamis (17/8) siang  ini   pesertanya terdiri puluhan orang lanjut usia (lansia).

Peserta lansia laki - laki.
“ Untuk menyemarakkan Kemerdekaan RI ke-7, kali  ini kita gelar lomba mewarnai  dengan peserta para lansia, jumlah yang mendaftar ada 33 orang terdiri 3 orang lansia laki-laki sisanya lansia permupuan, mereka rata-rata berusia diatas 50 tahun, bahkan ada yang berusia di atas 70 tahun, “ beber Ketua PKK Mekar,  Muslimatun kepada info-jogja.com disela lomba.

Menurutnya, tujuan perlombaan ini untuk memberikan suasana baru dari rutinitas sekaligus bentuk kebersamaan warga.

” Tujuannya untuk memberikan suasana baru di luar rutinitas, menyalurkan otak kanan. Ini merupakan bentuk kebersamaan antar lansia, PKK dan sub Karang Taruna Karanggawang  sehingga kita lebih saling mengenal. Kami berharap ke depan akan makin baik lagi, “ pinta dia.

Jalannya lomba mewarnai lansia - PKK Mekar
Nantinya akan  dipilih tiga pemenang.” Karya peserta akan kita sampaikan kepada tim juri, selanjutnya akan kita umumkan pemenangnya pada 20 Agustus 2017 mendatang, “ pungkasnya.

Sementara salah satu peserta tertua , Ny. Suryono (72) mengaku bangga bisa tampil dalam perlombaan. “ Ya merasa bangga, senang bisa mengikuti perlombaan, “ ungkapnya sembari menunjukkan  kemahirannya dalam mewarnai.

Penulis : Eko Purwono
-
Foto bersama.

SLEMAN (info-jogja.com) - Wanita TNI Angkatan Udara (Wara)  peringati hari jadinya yang ke- 54. Salah satu rangkain kegiatan diisi dengan  upacara di Lapangan Dirgantara AAU, Senin (14/8/2017) pagi.

" Peringatan ini  dilakukan setiap tahun, salah satu  tujuannya  untuk mengenang jasa- jasa para pendahulu," jelas Ketua HUT Wara ke -54, Mayor Sus Ari Endarini, Msc.

Bertindak sebagai inspektilur Upacara Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga serta  Komandan Upacara Mayor Kes Amino Putri ST.

Hadir pada acara ibu Novyan Samyoga, Ka RSPAU Hardjo Lukito Marsma TNI Drajat, SP.An. Beserta ibu-ibu Pachri Adamy serta seluruh pejabat AAU Lanud Adisutjipto, RSPAU, Danlanud 474 Paskhas serta Muspusdirla. " Juga dilaksanakan ziarah ke  Monumen Ngoto, Bantul," tambahnya.

Selain itu digelar pula  sepeda santai pada  4 Agustus 2017 di area  Bandara diikuti seluruh Wara dan Pejabat TNI.

" Kemudian bakti sosial dengan anjangsana ke salah satu Wara yang sakit atas nama Pelda Dwi Prasetyaningsih anggota skates 043, kunjungan ke Yayasan Kasih anak kanker Yogyakarta di Plemburan Sleman," imbuhnya.

Puncak upacara dan syukuran  dilaksanakan di Gedung Sabang Merauke AAU, diawali dengan pemotongan kue ulang tahun dari  Danlanud Adisutjipto beserta ibu- ibu Fachri Adamy kepada perwakilan  anggota tertua yakni  Kolonel Kes Lamerkabel dan Wara termuda Serda Herni.

Penulis : Mar
-